Air mata tak mampu mengungkap kan semuanya
kata-kata tak dapat menjelaskan segalanya
gelapnya malam,,sepi yang kelam
mendekap lembut tubuh tak bertenaga
jiwa terlunta rindu terkapar tak bernyawa
hanya hati yang dapat merasakannya
merasakan dinginnya penantian tak bermakna
telah lelah ku menjelaskannya
menjelaskan tentang sebuah rasa yang seharusnya tak pernah ada
musnah semua kisah tinggallah kenangan
kenangan yang menggoreskan luka tak berujung
darah kehancuran masih menetes di tiap detiknya
setik yang tak berarti menyadarkan semuanya
kepedihan itu membangunkan ku
dari mimpi-mimpi indah yang dulu kurasakan
namun kini aku sadar bahwa semuanya itu semu..palsu
dan tak bermakna bagi ku juga bagi mu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar